Sabtu, 22 Agustus 2009

Menggapai kasihMu

Allah yang Maha Rahmaan-Rahiim yang bersemayan di atas Arsyi, yang kekuasaannya meliputi bumi dan langit, berkali-kali Dia sebutkan dalam kitabNya yang agung Al-Quranul Karim, Dia menyebutkan bahwa Dia meninggikan derajat, Dia merendahkan derajat dan apapun yang Dia lakukan menurut yang Dia kehendaki.Allah duduk di atas Arsyi, melakukan apapun sesuka suka Dia.

Apatah manusia yang berusaha menjadikan kekasihnya, dia akan merayu siang dan malam agar Allah menengok dan jatuh hati padanya. Ketika Allah jatuh hati pada hambanya, balasannya adalah Jannatun Na'im, syurga yang mengalir sungai di dalamnya, kekal, sebuah tempat sebagus-bagusnya penghentian.

Sebagai layaknya seorang jejaka merayu seorang gadis, maka dia akan berkata "Hai sayang, kau cantik bagai bidadari, mukamu jernih bagai embun pagi". Maka Allahpun suka dengan rayuan itu, maka rayulah Dia berkali-kali dalam hati dan nafas, dengan kalimah Ya Rahmaan, Ya Rahiim, Ya Muhaimin, Ya Latiif, Ya Waduud, Ya Rauuf. Niscaya engkau akan menjadi kekasihNya, dan Dia akan menjadi kekasihmu.

Wallahuallam.

Bogor,
Ramadhan 2, 1430
Agustus 23, 2009

Ramadhan - sebuah pesta

Sebuah pesta di bulan Ramadhan

Sebuah pesta sudah dimulai, undangan sudah disebar ke seluruh negeri jauh-jauh hari, setahun yang lalu.

Malaikat-malaikat penyambut sudah bersolek, gagah dan cantik tak ada dua, tenda telah dibentangkan luas tak berbatas, kursi dan meja telah disiapkan bertahtakan yakut dan marjan, karpet-karpet telah dibentangkan indah dari wool domba surga.

Kesibukan luar biasa di kelompok malaikat pencatat, wara-wiri hilir mudik mengambil buku-buku yang baru karena buku lama sudah penuh. Satu-dua kadang meminta konfirmasi ke Raja yang Agung Allah Subhanahu Wata'ala, apakah sebuah dosa patut dicatakan atau tidak?, dan jawabannya sudah pasti Rahmat dan RahimKu lebih dari itu, maka jangan kau catatkan dosa pada bulan berpesta bagi orang-orang yang bertakwa.

Malaikat-malaikat penjaga tak kalau sibuknya, lihatlah mukanya yang serius dan tangan-tangan yang sangat kuat. Beberapa menggiring syetan laknatullah untuk dikunci mulut dan tangannya. Badannya dirantai pada patok-patok yang tangguh. Lihatlah banyak sekali penjaga berkeliling, tangguh dan serius, oh rupanya malaikat penjaga Iblis laknatullah, raja diraja syeithon.

Sementara malaikat-malaikat pembangun masih bekerja siang-malam tak henti, lagi menyelesaikan proyek kondominium di blok 1430, sementara kondominium diblok sebelahnya sudah tertulis "property are reserved". Konda 1430 dilengkapi kolam susu dan khamer tapi tak memabukan, furniturnya dari kursi-kursi bertatahkan intan dan permata, berkelap-kelip indahnya. Aku bertanya, buat siapa rumah-rumah mewah ini dibangun, sang malaikat menjawab, "Kondominium ini dibangun untuk kekasih-kekasih Allah, yang mendapatkan malam Lailatul Qadar, malam dimana lebih baik dari 1000 bulan, gratis bagi orang-orang yang berlomba mendapatkan malam yang sangat mulia itu". Subhaanallah.

Sementara Allah,duduk dengan perkasa di kursi Arasyi, sangat berwibawa. Yang biasa berbuat suka-suka di kursinya kali ini tidak. Allah meluangkan waktu satu bulan penuh untuk menjamu tamu-tamunya.

Hidangan yang disajikan minggu ini adalah Rachmat dan barokah berikutnya adalah Maghfiroh dan terakhir malam Laitalut Qadar. Subhaanallah, hidangan yang sangat komplit yang nikmatnya tak bisa dikatakan. Maka mengapakan ada orang-orang yang tidak terketuk hatinya? sesungguhnya pada bulan ini Allah menyiapkan waktu buat kita.

Selamat datang Ramadhan, selamt datang syahrul ibadah, selamat datang syahrut Taraweh. Semoga kita mendapatkan sebuah kondominium di blok 1430 di bulan ini dan ditulis didepannya, "Property reserved by ......." nama kita sendiri.

Subhaanallah, Wallahuallam.

Bogor
Ramadhan 2, 1430
Agustus 23, 2009